Joey’s identity

May 17th, 2008

life unpredictable

Posted by joeyleung64 in Film

If life were predictable, it would cease to be life and be without flavor (Eleanor Roosevelt)

How many movie I’ve ever seen? Yeah… something unordinary guide me to watching movies than to finish my last school project. Tomorrow will be exam but I better going to the XXI watching movie than study… what the hell thought I’ve ever had!!!

Sudah berapa puluh judul film yang kutonton? I don’t remember anymore, itu karena aku akhir-akhir ini malas untuk menambahkan judul-judul itu ke dalam catalog film yang sudah kutonton. Pun saat review film aku tidak sempat mendata siapa director-nya pemainnya dan hasilnya hanya berupa daftar judul film dan sedikit cerita yang masih kuingat, padahal kalau aku serius mencatatnya beserta pendapatku tentang film itu lebih asyik

Tapi yang ini tentang Sean Penn, aku masih ingat tentang film2nya. Sebut saja film tentang pencarian makna hidup dari Chris Mc Candless, si Sean menunggu samapai sepuluh tahun untuk membuatnya karena film ini based on true story, si Oprah Winfrey bilang karakter akan menghadapi takdirnya… kalau karakter yang tercipta itu sudah kuat maka film itu akan jalan dengan sendirinya. Film dengan satu tokoh di dalamnya kalau tidak mempunyai karakter kuat maka film itu akan boring abis! Chris si tokoh, ia dalam film itu ditampilkan sebagai sosok yang menjalani hidup seperti yang ia inginkan, tidak memusingkan apa yang dibicarakan orang tentangnya. Pesan yang ingin disampaikan kurang lebih tentang truth/pencarian kebenaran, pure/kemurnian hidup dan honest/kejujuran yang dipunyai oleh sosok Chris.

Still any guys such him? I really really really want to meet him God!

Aku suka caranya hidup keluar dari zona kenyamanan yang diberikan orang tuanya, seorang cowok kalau mau ambil resiko ini, di usia 20 tahun dan ia memutuskan dirinya bertanggungjawab dengan keputusannya, menghargai hidupnya dengan cara yang ia suka. Oh, i like most saat dia menyeberangi sungai Colorado, Grand Canyon.. i like him so much. Perjalanan yang dilakukannya membuatku bersemangat kerja untuk mengadakan traveling yang menegangkan. Backpacker mengasyikkan, tapi mungkin kalau aku yang traveling ya tidak senekad Chris, girl differ from guys right? Setidaknya dari film ini aku berpikir ulang tentang bagaimana caranya hidup ini harus dilalui dengan komitmen dan menghayati hidup kita selama hidup itu masih ada…

Nah, kadang yang ada di hidup kita jalani selama berpuluh-puluh tahun ini…kita tak sadar dengan apa yang telah kita lakukan, sehingga hidup dan tidaknya kita nggak ada bedanya, terutama bagi kemanfatan manusia dan alam di sekitar kita, kita gak punya pemikiran tersendiri tentang gimana harus menjalani hidup, mengapa kita harus menjalaninya dengan demikian. Trus si Chris ini memilih hidupnya untuk menyatu dengan alam. Aku liat di puing-puing kematiannya ya… pasta giginya merek Colgate…ha ha

Sampai sekarang aku masih terheran-heran, saat my schoolmate yang notabenenya keluaran ITS sekolah teknik lalu kerjanya di bank sebagai auditor..memilih kerjaan itu sekedar ingin dilihat dalam posisi nyaman ‘status tidak nganggur dan bekerja’. Aduh guys..kenapa selalu suka pada zona nyaman sih? Tunjukkan donk nyalimu! So, this kind of guys didn’t attract me and many complicated girl who had a lot of thought to make relationship with guys.

Yeah..times up, i’ve to go out makes some attracting journey…

May 17th, 2008

just romace, nor hegelian either marxis

Posted by joeyleung64 in friendship

A little cup of tea
If U are cold, tea will warm you
If U are too heated, it will cool you
If U are depressed, it will cheer you
If U are excited, it will calm you
(William E Gladstone)

Kamu Hegelian ya? Bukan dia marxis!
Berani-beraninya ngangkat issue proses demokratisasi mencomot pendapat Arief Budiman kakaknya si Gie itu.

Hm..kenapa sih melototin aku kayak gitu? Tanyaku saat memasuki markas penerbitan jurnal kampus yang barusan menerbitkan artikel tulisanku. Tuh kamu ditunggu di Joglo oleh para aktivis gerakan kiri untuk disidang!

Emang kenapa? Sidang sama cecunguk itu! Curut-curut itu kagak punya nyali apa-apa! Ngapain harus takut! Emang dia pernah berbuat apa selain sukanya nyampurin urusan orang! Tuh yang dikatakan aktivis tapi nerima bantuan 10 juta bo’ untuk ngadain seminar yang ngundang Mas Kiki yang mau-maunya juga ditunggangi oleh partainya Mbak Mega. Ya..mana komitmen membela rakyatnya, aktivis harus ideal donk!

Kalian mau tahu apa saja kegiatan sehari-hari mereka? Aku nih pernah malam-malam nelusuri Surabaya dan tradisi cangkruk lalu mabuk-mabukan itu sudah jadi tradisi mereka. Apalagi si ketuanya tuh.. suka mainin cewek dan pergi ke Putat alias Dolli untuk booking cewek.
“Julia… sejak kapan kamu jadi mata-mata kaya gitu? Jangan-jangan kamu naksir ya sama si ketua yang sering berorasi dan jadi korlab itu?”
Oh dear.. aku pikir dia lelaki gentlement yang pantas untuk kukagumi, tapi… tak ada lagi tersisa simpati padanya!

Pintar filsafat sih dan aku masih kalah jika berargumen dengannya, tapi karena itulah aku menyukainya. Tapi boro2… sekarang dia perokok berat, pemabuk, freesex.. katanya sih dia pengikut setia marhein.. waduh Pak Karno dijadikan idola? Bukunya Tan Malaka Madilog itu katanya sih kategori ringan dan ngatain aku ketinggalan kereta saat aku di Joglo baca novel-nya Jostein Gaarder. Sekarang dia mau nyidang aku?!! Ya memang tulisan-tulisanku selalu berpihak dan mungkin tidak sesuai dengan sudut pandangnya. Gimana sih men! Harus dihargai donk pendapatku, toh sudah diprefiew oleh penanggungjawab. Dan rubrik kongkow yang berisi suara mahasiswa menyikapi kebijakan kampus itu rektorat tenang2 wae kan?

Jujur, aku kesengsem kena chemistry-nya dia. Something hapen just see his smile.. tapi, namanya tanggung jawab intelektual harus dibedakan dengan perasaan pribadi, kredibilitas harus dijaga. Lagian rasa itu kian hilang bersama dengan perilakunya yang berbeda dengan apa yang dikoar-koarkannya! Kalau bukan bermuka dua dan Muna, disebut apa lagi dia.. baikan jangan jadi manusia kalau hati dan pikiranmu tidak selaras!!!
Dasar intelektual salon!!!
Dia bahkan pernah ngajakin aku ke hotel? Mau ngapain coba, berani bener dan sok ganteng!! Bertambah lagi aku kehilangan rasa itu ke dia. God, where is Mr Right that you promise me for my 25th birthday? Ha ha… that was my romance story last year..

May 17th, 2008

a better friend than you

Posted by joeyleung64 in friendship

If I had all the tea in China, I couldn’t buy a better friend than you

Yeah..my fingers still wanna dance on the tuts of this keyboard.. Friend? Who are you so dare calling me as your friend? Sister? You calling me sister and bag me some favour.. how dare you are, you just girls from other’s planet outside the earth.. just shit for bothering me!!!

All of my blues coming arroud me, suddenly i really really really want to meet a girl who inspiring me, last month. She called Eva.

My phone ringing…oh, she called me…kebetulan banget saat aku ingin menemuinya, dia menelponku. ‘iya Mbak..aku ingin kontrol lagi mataku sering perih, anterin yo Mbak..”
“ ketemu di RS Dr. Soetomo aja ya Va..”
“jangan lama-lama lho, aku takut sendirian”
“Ya..aku harus naik lyn WB yang mumet dan muter-muter lewat kertajaya indah lalu ke Unair baru nyampe ke rumah sakit di karangmenjangan itu. Nti klo ada apa-apa telponno yo!”
“iyo Mbak..”
Setengah jam berlalu tapi kendaraan yang kutumpangi belum juga nyampe di rumah sakit.
“Mbak kok nggak naik taxi saja, pelayanannya sampai jam 1 saja lho”
“bentar Va.. Mbak bentar lagi nyampe kok! Kamu langsung saja daftar nanti Mbak akan menemui dokter Mila saja untuk nanyain keadaanmu”
“Ah Mbak… cepetan datang pokoknya.”
Klik..telpon pun ditutup dari seberang. Mungkin koinnya habis.

Sepuluh menit kemudian aku sudah sampai ke rumah sakit. Aku langsung menuju pelayanan bagian mata dan aku pun bertanya ke customer service. Pasien bernama Eva mufidah sudah masuk dan sedang diperiksa ya..saya kakaknya..
“Eva.. oh masuk saja Mbak, dia barusan masuk dan diperiksa di dalam.”
“Mbak..sini” teriakan Eva mengagetkanku.

Baru kali ini aku ngeliat ada anak yang secara fisik tidak sempurna dan ceria.
“kamu dah kenal tho Va dengan dokter-dokter yang ada di sini?”
“ya iya la Mbak..sejak aku dibawa Mbak Wido, teman Mbak itu untuk operasi mata, setiap minggu harus kontrol dan dibersihkan bola mata palsunya dan biasanya aku nebus obat sendiri..”
“kamu sekarang manja ya..kalau biasa nebus obat sendiri mengapa tadi telpon Mbak untuk kesini..”
“ya..Mbak.. aku ngrepotkan Mbak ya?” sambil mengedipkan matanya lalu menunduk.
“Hei..itu namamu dipanggil untuk dibawa ke lab, pembersihan bola mata dari kuman..”

Ups..apa tadi kata-kataku terlalu pedas ya? Untuk anak seusia dia 14 tahun masih kelas 5SD, berkulit cokelat, berambut keriting yang kemerah-merahan karena tidak terlalu terurus dan tidak terlalu tinggi, ditinggal ibunya mati dan bapaknya entah kemana lalu dipungut oleh seorang janda penjual pentol (aku selalu diberinya 5 buah pentol saat ke kontrakannya) udah miskin masih saja mau memberi orang lain, jadi orang kok baik banget sih kamu Bok!

Mbak… tepukan tangan di pundakku mengagetkanku.
Dokter Mila… yaapa si Eva? Tanyaku
Kacamatanya harus diganti karena kosmetik istilahnya memperindah saja. Bola mata palsunya yang kanan biar terlihat lebih kecil. Kamu bisa membelinya sendiri kapan-kapan. Aku buatkan resepnya..
Oke..jawabku sambil tersenyum.

“Mbak..kita nebus obat”seru Eva setelah keluar dari ruang hygien

Ayo.. ya obatnya tidak ada yang generik jadi belinya di apotik dekat rumah saja. Kutanyakan apa dia masih ada uang? Dia hanya mengangguk. Resep kacamatanya aku bawa dulu minggu depan kita ke optik untuk beli. Kuingat-ingat jumlah uang di tabunganku masih ada berapa? Sepertinya harus minta ke Mbak Wido lagi.. ya mahasiswa, kerjaan freelance lagi.

Yeah..nor politician either activist, so just do your best for ur country, even just a thought will help indonesia grew up better in the future…

May 17th, 2008

This is what I want to do in life

Posted by joeyleung64 in politics

Kalau aku bilang ‘sebaiknya mati saja kalau hidup kamu pake untuk ngeluh kesana kemari, nyalahkan pemerintahlah dan nyalahkan semua orang di dunia ini yang membuat keadilan tidak terasa di bumi Indonesia.. kamu warga Indonesia kan? Mengapa bisamu mencaci sana sini, what the hell can you do for your nation? Negara ini butuh jiwa-jiwa baru yang tangguh beserta seperangkat kemampuan intelektual yang bukan saja pandai mencaci, right? Atau perlukah membentuk gerakan underground lalu bersama-sama membuat kudeta yang revolusioner, ya ciptakan saja revolusi semisal petani atau nelayan karena yang melakukan orang Indonesia yang penduduknya sebagian besar berpenghasilan itu.’

Yang mana harus dibenahi dulu? Ya menurutku cara berpikrmu dan berpikir kita semua dulu. Dalam sejarah perpolitikan beberapa periode kepemimpinan, kalau kita tinjau bersama ada persamaan karakter : pleasure their self, mulai dari Soekarno yang katanya menganut paham nasionalis komunis yang sosialis pula dalam kepemimpinan dan karier politiknya banyak terjadi kejahatan HAM, apalagi yang kedua Soeharto..yang ini dedengkotnya korupsi kolusi dan nepotisme militerisme dan isme-isme lainnya yang merugikan dan membodohi rakyatnya..lalu Mr. Habibie yang cocoknya sebagai ilmuwan tapi maksa menerima tanggung jawab jadi presiden hasilnya Timor-timor lepas ya disintegrasi dari RI, lalu Gus Dur yang suka plesiran dan Megawati yang hanya mengandalkan sosok kharismatik Bapaknya selanjutnya SBY yang modelnya seperti Soeharto junior. Yeah itu kenyataanya.. masyarakat Indonesia mampunya memilih pemimpin semacam itu yang mereka anggap ideal.

Walaupun the election menggunakan cara pilih langsung dan memperbolehkan calon independen tapi tetap saja dalam praktiknya siapa yang terpilih menjadi presiden adalah dia yang didukung oleh partai politik dengan anggota terbesar, padahal yang kita tahu jenis partai yang tumbuh bak jamur itu belum menghasilkan kerja politik yang krusial bagi tumbuh kembangnya bangsa Indonesia ini.

Just say shit! Saat ngeliat banyak partai mengatasnamakan partai Islam karena sebagian besar penduduk negeri ini muslim tapi yang terjadi konflik dalam partai mengenai siapa yang berhak memimpin dan punya kuasa disebut yang dipertuan agung, demikian mungkin lebih menjadi issue utama. Lalu penduduk dalam negeri banyak yang tidak bisa sekolah, banyak ibu hamil yang meninggal saat melahirkan, banyak pengangguran ya pada kenyataannya banyak hal tidak menyenangkan terjadi pada rakyat Indonesia tidak jadi fokus lagi. (apa gunanya partai-partai dan janjinya)

Coba cara berpikir tiap pribadi diperbaiki.. melakukan yang terbaik untuk bangsa. Kalau jadi presiden ya jangan banyak tingkah, selalu evaluasi tiap hari padahal punya pembantu yang excellent lho, semua orang yang pandai para profesor termasuk yang terhormat Prof Nuh juga menjadi pembantunya tapi entahlah apa kerja nyata yang telah dilakukannya sehingga Indonesia selalu gonjang-ganjing ekonomi dan politiknya. Apanya yang beres.. termasuk yang membuat miris adalah tayangan TV yang tidak lagi sehat, gimana ini Prof Nuh.. negara dibayar berapa sih membiarkan siaran TV tak bermutu bisa ditayangkan pada saat prime time!

Akhirnya aku juga termasuk orang yang harusnya mati saja! Mampunya hanya mengeluh dan mengumpat.. tapi aku on my way.. sedikit ikut menghidupkan budaya literasi ya dengan menjadi penulis, kadang kumpul dengan para anak-anak yang terpinggirkan untuk belajar bersama dan diskusi bersama tentang tema apa saja yang ingin mereka ketahui.

Dalam komunikasi politik antara komunikator politik (politisi, profesional dan aktivis), pesan (pada permainan bahasa utk kepentingan politik) dan media (baik bersifat interpersonal, organisasional maupun massa) berhubungan satu sama lain, itu jelas sekali kan! dan kemundurannya saat ini para politikus berasal dari publik figure/artis yang sementara waktu sudah mempunyai massa/fans dan dia bukan dari kalangan komunikator politik yang tersebut di atas sehingga pantas dipertanyakan, mau dibawa kemana lagi indonesia jika nahkodanya hanya menang pemilihan langsung karena popularitasnya?

Dan menurutku media yang sangat berpengaruh besar yang bisa mempropaganda yang persuasif masyarakat adalah TV karena manusia mempunyai kecenderungan lebih suka melihat bentuk audio visual, jadi mereka tidak perlu membayangkan dan berimajinasi seperti proses saat membaca buku, sehingga dampak secara kesehatan, locus dalam otaknya tidak akan bertambah, karena sel-sel diotaknya banyak yang aus akhirnya pembodohan massal generasi indonesia. Mungkin ada pengecualian jika tontonannya itu dibuat seselektif mungkin, muatan pesan moral dari tayangan adalah standard utama layak ditayangkannya setiap sinetron. Tapi, uang itu enak.. apalagi yang harus dilakukan, kayae ini tugas teman-teman di pertelevisian, setidaknya sayangilah generasi penerus bangsa ini. Berpikir donk..jangan kerja asal dapat duit lalu tidak memperhatikan idealisme! Atau jangan-jangan mereka tidak tahu kalau hasil tayangan-tayangan itu sangat merusak penontonnya.