<

A little cup of tea
If U are cold, tea will warm you
If U are too heated, it will cool you
If U are depressed, it will cheer you
If U are excited, it will calm you
(William E Gladstone)

Kamu Hegelian ya? Bukan dia marxis!
Berani-beraninya ngangkat issue proses demokratisasi mencomot pendapat Arief Budiman kakaknya si Gie itu.

Hm..kenapa sih melototin aku kayak gitu? Tanyaku saat memasuki markas penerbitan jurnal kampus yang barusan menerbitkan artikel tulisanku. Tuh kamu ditunggu di Joglo oleh para aktivis gerakan kiri untuk disidang!

Emang kenapa? Sidang sama cecunguk itu! Curut-curut itu kagak punya nyali apa-apa! Ngapain harus takut! Emang dia pernah berbuat apa selain sukanya nyampurin urusan orang! Tuh yang dikatakan aktivis tapi nerima bantuan 10 juta bo’ untuk ngadain seminar yang ngundang Mas Kiki yang mau-maunya juga ditunggangi oleh partainya Mbak Mega. Ya..mana komitmen membela rakyatnya, aktivis harus ideal donk!

Kalian mau tahu apa saja kegiatan sehari-hari mereka? Aku nih pernah malam-malam nelusuri Surabaya dan tradisi cangkruk lalu mabuk-mabukan itu sudah jadi tradisi mereka. Apalagi si ketuanya tuh.. suka mainin cewek dan pergi ke Putat alias Dolli untuk booking cewek.
“Julia… sejak kapan kamu jadi mata-mata kaya gitu? Jangan-jangan kamu naksir ya sama si ketua yang sering berorasi dan jadi korlab itu?”
Oh dear.. aku pikir dia lelaki gentlement yang pantas untuk kukagumi, tapi… tak ada lagi tersisa simpati padanya!

Pintar filsafat sih dan aku masih kalah jika berargumen dengannya, tapi karena itulah aku menyukainya. Tapi boro2… sekarang dia perokok berat, pemabuk, freesex.. katanya sih dia pengikut setia marhein.. waduh Pak Karno dijadikan idola? Bukunya Tan Malaka Madilog itu katanya sih kategori ringan dan ngatain aku ketinggalan kereta saat aku di Joglo baca novel-nya Jostein Gaarder. Sekarang dia mau nyidang aku?!! Ya memang tulisan-tulisanku selalu berpihak dan mungkin tidak sesuai dengan sudut pandangnya. Gimana sih men! Harus dihargai donk pendapatku, toh sudah diprefiew oleh penanggungjawab. Dan rubrik kongkow yang berisi suara mahasiswa menyikapi kebijakan kampus itu rektorat tenang2 wae kan?

Jujur, aku kesengsem kena chemistry-nya dia. Something hapen just see his smile.. tapi, namanya tanggung jawab intelektual harus dibedakan dengan perasaan pribadi, kredibilitas harus dijaga. Lagian rasa itu kian hilang bersama dengan perilakunya yang berbeda dengan apa yang dikoar-koarkannya! Kalau bukan bermuka dua dan Muna, disebut apa lagi dia.. baikan jangan jadi manusia kalau hati dan pikiranmu tidak selaras!!!
Dasar intelektual salon!!!
Dia bahkan pernah ngajakin aku ke hotel? Mau ngapain coba, berani bener dan sok ganteng!! Bertambah lagi aku kehilangan rasa itu ke dia. God, where is Mr Right that you promise me for my 25th birthday? Ha ha… that was my romance story last year..

May 17th, 2008 at 8:37 pm