Joey’s identity

May 29th, 2009

Bicara

Posted by joeyleung64 in feeling

Bicara dengan diri:

Loe pernah tahu, gimana rasanya hidup tapi tak memiliki hatimu sendiri, tak memiliki rasa, sakit baik badan maupun hati tak lagi berasa, mati, hanya patung hidup. Hidup tapi tak merasakan adanya aliran darah, oksigen yang beredar? Semuanya hambar, apa itu hari ini yang katanya sebuah hadiah? apa itu besok yang katanya misteri, yang ada adalah kemarin dan sekarang atau besok adalah pengulangan waktu yang sama, tanpa ada kuasa untuk memilih harus bicara apa dan mampu berbuat apa?

Sudah, keingininan untuk berhenti itu sudah lama ada di otakku. Berhenti saja, toh tak ada perbaikan yang bisa kulakukan, untukku saja aku tak mampu apalagi untuk keluarga bahkan negara atau bangsa. Adalah cita-cita tanpa dimaknai saat harus bilang ingin berguna bagi nusa dan bangsa. Sedang untuk mendefinisikan siapa aku saja aku masih belum mampu. Atau memang tak perlu, lalui saja tanpa memaknai sudah ada di titik mana aku berada?

Bicara dengan kawan:

Ya, aku tak sebaik dia, aku tak seanggun bintang di matamu dan aku tak seindah pendar warna kembang api di tahun baru, kalau kamu tahu : saat kamu bilang aku adalah something bagi negeriku, bagaimana kalau kubilang you are everything di hidupku, tapi itu tak mengubah apapun yang pernah ada. Kamu diam dan menyangka semua hanya kebetulan. Stiap ucapanmu membawa inspirasi di hidupku dan aku tak menafikkannya, tapi kamu gak percaya dan gak mau menerima, entah dengan alasan apa : aku tak pernah tahu…

Setahuku aku udah mohon pada pemilikmu, Tuhanku dan Tuhanmu juga agar bisa dekat denganmu, tapi tak ada jawaban. Ingin sekali saja bersama dan puas memandangmu, tenang saja aku tak akan menyentuhmu,  memandangmu cukup bagiku, tak perlu bicara jika kata-kata tak mampu lagi untuk kuucap, karena yang kubutuhkan hanya melihatmu, tapi apakah itu cukup?

Bicara dengan batu:

sepertinya iya, karena aku masih belajar untuk tak jadi patung hidup lagi, kuisi hati-hati yang telah kerontang oleh musim kering yang meninggalkan retakan di hatiku yang mengering, mungkin hatiku tak lagi dialiri darah, iya aku pernah bertanya : hatiku sebenarnya sudah busuk alias tak sehat karena aku tak mampu menyentuhnya dan membuatnya lembut kembali, karena hatiku yang berbelatung telah menyakiti banyak orang, sejak kapan?

Sejak gw lahir kali ye…karena kelahiran gw bukanlah kebahagiaan bagi ibu, aku sumber malapetaka dimanapun gw berada. Lihat saja, seluruh catatan-ku penuh dengan curhatan kekesalan ingin mengakhiri hidupku sendiri, tapi tak pernah tahu harus dengan cara apa? 

Bicara dengan diri gw sendiri :

Ternyata gw belum ikhlas dengan hidup gw, gw belum ikhlas dengan setiap pukulan, cubitan, tamparan yang pernah gw terima, gw belum ikhlas merasa dibuang dan tak berharga, gw belum ikhlas dengan cacian, makian yang tak seharusnya gw terima, gw belum ikhlas karena gw g pernah bisa memilih? Gw belum ikhlas krn sekarang mereka menjadi baik! Gw belum ikhlas menjadi mayat hidup, 25 tahun! Gw belum ikhlas God, just Sh*t! I hate this life, dunno still wanna crying alone, wanna run away, wanna hit myself again as they did to me long ago. Rasa belum ikhlas itu kadang hadir di saat gw g bisa lagi menatap hari ini sebagai hadiah dari Tuhan, melainkan pengulangan hari-hari yang lalu.

Bicara dengan yang bisa mendengar suara hati :

seperti hari ini kah? ah, loe belum bisa berdamai lagi ya… apa sih tadi pencetusnya?

1. keluarga dah ada jalan keluarnya kan?

2. hubungan dengan teman baik kan?

3. Tak lagi menyakiti hati orang lain kan?

4. masih bisa survive kan?

5. kamu sehat kan?

6. masih bisa berbagi dengan anak-anakmu kan?

7. travelingmu masih jalan kan, tuh bulan depan tgl 10 juni?

8. kuliah adikmu laancar kan keuangannya?

9. kerjaanmu membuatmu betah dan enjoy kan?

10. teman kerjamu baik-baik kan?

11. kamu masih bisa nulis kan?

12. kamu masih menjadi hambaNya yang patuh kan apapun yang terjadi?

13. adakah loe kesulitan makan untuk hari ini, kesulitan uang buat hidup sekalipun, gw tahu tetesan darah yang memalukanmu itu bukan salahmu, tapi karena loe gak tahu kalau loe masih hidup, bahkan loe gak ngerti maksudnya. loe jadiingat pernah mengalami hal itu? Oh God, please save my soul. Teach me to do the right thing…because I am just nothing without you…

please katakan alhamdulillah, hanya karena chatting yang mengingatkanmu pada masa kecilmu lalu menghapus kebaikan2 orang-orang yang kini baik padamu, sesak itu karena kamu belum mengikhlaskannya. Sudah sepantasnya Tuhan menyayangi setiap hambanya, mana sih keinginanmu yang tak di dengarnya? bersama dia? dia yang kau puja itu? ah, belum berakhir sayang kisah itu…

just be patient

almost going home, always praying for the better life.

17.52 pm

May 28th, 2009

Film anak-anak

Posted by joeyleung64 in Film

Tergabung dengan festival film anak-anak, membuatku lebih menikmati hidupku. Ada sebagian anak-anak yang bisa menikmati indahnya masa kecil mereka dengan tawa dan bermain, tapi ada juga yang sibuk dengan masalah-masalah orang dewasa yang dilimpahkan kepadanya. Itu sebabnya ada anak-anak yang memang pny privilege and under privilege. Mengutip ucapan yang disebutkan rekan bosku, diantaranya kesempatan untuk belajar diberikan padaku karena aku bagian dari under privilege itu…

Ya, kuakui…klo aku lagi ingin sesuatu maka pasti akan kukejar sampe dapat, dengan cara-cara yang kuakui adalah bagian dari usaha.. (usaha terbesarku adalah berdo’a, krn kunci dari hidup ini dan segala kuasa hanya milik Tuhan, sang pencipta dunia). Kembali lagi, sebelum bertemu dan diundang untuk ikut workshop masterclass project change, aku telah kirimkan banyak proposal produksi film ke HK diantaranya : ke KJRI, Pak Sam–pemilik tabloid Intermezo HK, ke beberapa organisasi di HK, ke PJTKI, ke calon gubernur Jatim bu khofifah o’ow…

waktu itu sempat membuat kelompok dgn 2 org tmnku sesama pengajar, tapi sayang seribu sayang, kupercayakan ngubungi salah satu sponsor tapi malah dia yang ngaku yang buat proposal, yang bakalan nyutradarain, yg nyari kru dsb…ya, bukan seperti itu carannya meyakinkan produser Bu..arghhhh klo gak tahu jangan sok tahu deh, sebel bgt krn sbnrnya pernah ku chatting dgn si sponsor tsb dan udah ada lampu hijau, tapi ya aku gak tahu ya bo’ temanku bicara apa saja dengan sponsor itu, mungkin belum rizki, dan ya sudahlah semua berjalan, dan proposalku menemukan takdirnya sendiri…

Lagi ke film anak : aku sama temanku sedang menulis script utk dokudrama ttg KDRT, ya moga banyak yang mo bantuin karena ya tetep kami minim budget dan rencananya pake talent anak-anak bekas kdrt, ato street kids. Yeah, I’ll dedicate this movie for children tapi film ini target penontonnya adalah para orang tua, yang tak sadar melakukan kekerasan pada anak-anaknya..

Thanks God, still give me healthy and live for making this movie…

May 28th, 2009

Stop menyalahkan siapa2!

Posted by joeyleung64 in daily works

kuingin marah..

melampiaskan..

tapi kuhanyalah sendiri di sini

ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada bahwa hatiku kecewa…

 

Rada parah…dua hari ini perutku kembung terus, dan aku belum minum obat sih, sepertinya aku lagi stress. beginilah, memang harus terjadi. denial, udah deh jangan denial lagi..hadapi semua dan semua juga akan berlalu. 

Udah dikasih tahu : stop menyalahkan orang lain, menyalahkan masa lalu ataupun menyalahkan Tuhan. Semua yang terjadi memang sudah seharusnya terjadi. yang perlu dilakukan adalah take a lesson for that. Aku masih percaya bahwa segala sesuatu terjadi bukan karena kebetulan, tapi telah direncanakan Tuhan.

Aku paham sedari dulu tak bisa dikerasin, bahkan bosku pun harus adjust, because that the way I am. But I am always do my best, always and always. Coz every my work is something to be done properly, with my best effort..

Let’s get rock girl!

Checking the subtitle of some movies, still in the office…seandainya ada yang membuatkanku teh peach or lavender or krishan tawar panas ditambah senyuman manis, pasti membuatku tambah semangat..sedap..ngayal lagi hahaha

May 27th, 2009

Tawa lepasnya membuatku tersenyum

Posted by joeyleung64 in Uncategorized

Yup, it’s me.. masih diriku yang sama…

Kutunggu, hujannya tak turun juga. Aku ingin menyampaikan pesanku lewat rintik hujan.

Awal pekan kemarin, aku berharap menjumpai senyum-nya kembali, aku lebih banyak diam karena lebih baik diam memang, kalau banyak omong ke dia nanti salah paham lagi dan aku lebih suka melihatnya tersenyum dari kejauhan daripada dari dekap tapi penuh murka.

Mungkin lebih baik seperti ini kali ya, aku yakin pada Allah sepenuhnya mampu mengatur hatiku, membuatku lebih tenang, lebih damai, lebih mampu menerima apapun konsekuensi dari hidup ini, tidak menyesali hidup, tidak meminta kematian di setiap nafasku lagi, artinya aku bisa menikmati hidup.

Aku senang, beberapa waktu bisa bersama-sama dengan anak-anak, sebuah terapi yang baik untuk orang sepertiku. Saat aku mengambil kuliah psikologi perkembangan : banyak tugas-tugas perkembangan yang terlewati, karena ada masalah yang lebih besar muncul di hadapanku daripada menikmati perkembanganku sebagai anak maupun remaja.

Sayang banget aku gak bisa kerja dengannya, setidaknya aku bisa sering menikmati tawa lepasnya dan menemaninya makan lalu bisa memandang sepuasnya, entahlah…aku masih berharap pada Tuhan agar dia menjadi bagian hidupku, suatu saat nanti. Atau mungkin Tuhan berkehendak agar rasaku padanya, kekagumanku padanya hanya untuk kunikmati sendiri, tanpa dia tahu lagi atau bahkan mau peduli. 

Tapi aku ikhlas-ikhlas saja, karena rasa sukaku padanya tak lagi menggebu dan membutakanku, kadarnya half-half, artinya sukaku padanya hampir sama dengan sukaku pada diriku sendiri. Menurutku sih ini kadar teraman, karena otakku lebih bisa berfungsi, tidak terlalu emosi. Btw, hari ini pertama kali aku email dia lagi, tapi mungkin aku hanya akan menulis my daily story di sini saja.

Ada satu hadiah yang kubeli dari HK, unik banget liontin handmade, tulisan namanya on one rice lalu dimasukkan wadah lucu, kubeli setahun lalu di The Peak gallery, mau kuberikan padanya tapi sayangnya dia dah jaga jarak denganku, jadi ya gak mungkin kan aku maksa-maksa orang untuk dekat denganku. Jadi kusimpan saja, semoga ada waktu…

Wish u all the best…and I will always pray for your happiness, me and all person in this world whose loving me. Thanks guys…

AE

saat nunggu hujan, tapi tak ada yang turun…

May 24th, 2009

my points

Posted by joeyleung64 in planning

1. Send some things to my parents, get more in tuch with them.

2. Help my brother finishing his study.

3. Writing script and novel.

4. Get production as anything: time to learn

5. Learning English for toefl 550, trying another scholarship, majoring filmmaking or sinematography or documetary.

6. Reading some text books about film.

7. Watching more movies.

8.Having fun with friends or special friends.

9. Makes kniting for his birthday.

10. Traveling to Sumatera, Sulawesi, Kalimantan.

11. Spend my 27th birthday in Bali, wish someone accompany me.

12. Cook some food for picnic and going to Ancol or Taman Mini (I am never there before)

13. Learning how to digitize and some simple editing.

14. Meet my lover, hahaha udah waktunya 27 thn Bo’…

15. Have holiday in Batam and going to Singapore with Ferry..

16. Adds some books for kids library in my village.

17. Saving some money for my kids in Surabaya.

18. Speaking in good manner and focus.

19. Have wonderful time with my parents and brother.

20. I want having baby, wish it twins.

21. Making cloth for my lover.

22. 2 years going aboard learning about film. Makes some film together with my lover.

23. Has good mentality for healthy life.

24. Always trying to be better servant for my God, 5 times praying, fasting and love human.

25. Saving the environtment, not using plastic bags, plant tree.

26. Diet for diabetes, cos genetically has..

27. Trying consume healthy food, some low sugar or without.

28. More tidy and wearing match clothes.

29. Brave to smile and persuit the happiness..

 

Done?! Masih banyak tapi ntar aja ditulis lagi hehehe…

May 24th, 2009

Lenyap…

Posted by joeyleung64 in Uncategorized

Dua bulan yang lalu, dadaku terasa sesak karena hidup tak begitu bersahabat denganku. Ternyata aku tidak bisa menerima apa yang dikatakan orang yang sangat kuhormati, memberikan penilaian yang jauh dari bayanganku sebelumnya. Aku marah karena aku lebih menyukai orang lain daripada diriku sendiri. Aku lebih memikirkan apa yang bisa kulakukan untuk orang yang kusayangi daripada untukku sendiri.

Finally, I got the answer : dua bulan ini, hidupku lebih tenag dari biasanya karena aku mulai mengenali diriku, menyayangi diriku, bertemu dengan orang-orang yang baik ataupun buruk bukan berarti kita harus menjadi temannya kan. Bertemu dan cukup, mungkin ada kebaikan di sana, let me see…

my office, during lunch time :-)
ps. Thanks sista, you gave me new point of fiew for this life. during my hard times, for this last two months…

May 19th, 2009

Dadaku sakit

Posted by joeyleung64 in friendship

Dadaku sesak,
dalamnya terasa sakit
dan biasanya aku bilang ah,
hatiku sakit..sakit banget…
bahkan untuk menghela nafas pun terasa lebih sesak.

Mbak ku bilang “semua itu akan mendewasakanmu”
berarti aku masih belum dewasa dong selama ini?
masak sih aku belum dewasa? mentalku belum terlalu kuat?
menghadapi terpaan angin atau badai?

Aku bukanlah tipe orang nyantai, yang bisa menghadapi kemurkaan orang dengan senyuman, aku biasa memendamnya segala sakit2 itu walaupun sepanjang hidupku, aku belum pernah bisa untuk marah ataupun mendendam dengan membabi buta pada orang2 yang menyakitiku. Tapi kenapa dibilang aku mendendam dan penuh sakit hati ya?

Aku selalu membenci diriku sendiri, kenapa hidupku tidak selurus dan senyantai teman yang lain. Bahkan saat sobatku yang kuanggap teman baikku menusukku dari belakang dengan mengganggu hidupku dan posesif dengan hidupku, aku menganggapnya bukan salah dia tapi salahku yang tidak tanggap dengan keadaan, aku yang merelakan diriku diperlakukan demikian, padahal awalnya kulakukan karena menghargai kemanusiaan, nyawa dia yang sakit leukimia stadium akhir, trus dengan keseriusannya berobat sampai tidak kuliah : apa salah jika tiap hari aku yang memasakkannya masakan sehat, mencucikan bajunya ah…sepertinya aku tidak rela klo mengingat waktu itu, ternyata semuanya bohong.
Aku kesal dan menanyakan pada Tuhan, kenapa Dia mengijinkan semua itu terjadi di hidupku, kenapa aku yang tulus sebagai sahabat malah diperalat sedemikian rupa, salah apa aku pada Tuhan, bukankah selama menjadi hambanya aku berusaha selalu patuh?
bukannya sebagai anak aku berusaha berbakti?
sebagai temanpun aku berusaha baik?

Ya…akhirnya aku terus berdoa agar diberi jalan keluar, bukankah orang yang terzalimi doanya mudah dikabulkan Tuhan. Dan awal dari hidupku dimulai dari anugerah Tuhan mengirimku ke eagle di tahun 2007. Tapi kekacauan dalam hidup itu belum berakhir juga hingga aku jauh dari sahabat gila dan tak waras itu!

Setahun, akhirnya aku ngamuk ke dia menanggapi sms-nya dan email2nya yang setahun kubiarkan. Kubilang : Please, jangan sok penting deh di hidupku, megalomanic! Jangan ganggu hidupku lagi, juga teman2ku! cukup sudah si A, B, C, D, E kamu kacau hidupnya dengan mengirim email ato sms atas namaku yang nomornya kamu curi dari hp-ku!

Dia pun membalas “emang aku curi nomor mereka dari hp-mu, tapi setelah kamu hapus, aku dapatkan lagi dari yang lain, memang salah menghubungi teman-temanmu, aku kenal baik dengan si X, aku pernah ngobrol lama dengannya!”

lalu kubalas lagi “sekali lagi please, jangan ganggu hidupku lagi, aku dah muak dan pingin muntah dengan sikapmu, megalomanic!”

Kupikir itu adalah kata-kata kasar yang sudah kukumpulkan, perlukah kutambahkan janc*k ato f*ck lagi, karena itu pernah kuucapkan di depanmu juga tidak berpengaruh dasar binatang, tak punya otak, bisanya menyakiti orang saja.

Tapi aku punya cara untuk menyakitinya juga : tidak merespon apapun yang dia lakukan, mau minta maaf seribu kali juga gak akan kubalas, sms dengan nama orang lain ingin janjian ketemu, email apalagi….

Selanjutnya dia pun menghubungi beberapa teman-temanku di jakarta, memfitnah sana sini dan modusnya tetap : bilang kalau aku telah menikah dengan si A, kadang dengan si B, lalu mengecam dan memfitnah dia adalah pacarku…ah Tuhan, kalau kamu gak mau ngasih aku kekasih ya please jangan kirimkan orang gila ini di hidupku..my life like nightmare…

Akhirnya aku baru menemukan doa yang tepat untuk kulafalkan, terinspirasi oleh kemurkaan teman lain padaku : Please save me from this evil, pathological lier..and i believe this time God will save me..

May 11th, 2009

bukan kader partai manapun

Posted by joeyleung64 in politics

Akhirnya, malas untuk gabung dengan partai manapun. Dulu pas kuliah aku pernah ikut pengkaderan, tapi sekarang tak ada yang aku ikutin lagi! 

di suatu pagi adikku menelponku, sedang hari itu lagi libur kantor, aku yang semalam begadang lantas malas bangun pagi, menjawab telponnya dengan suara yang masih serak. adikku menanyakan apakah aku masih mengikuti pengkaderan partai X…

malas sebenarnya jawab, masih terlalu pagi dan masih ngantuk, kujawab saja : memangnya ada apa?

karena aku sekarang di jakarta, menurutnya lebih tahu kondisi politik di ibu kota. aku dah gak ikut pengkaderan, karena aku memilih untuk tidak. aku sedang kesal dengan sikap mereka. atasan partai yang dulu kubanggakan berkoalisi dengan mantan presiden yang menurutku penjahat kemanusiaan. Malas!!!!!!!!!!!!!!!

tak bisa dipilih lagi, aku hanya loyal dengan pemikiranku dan aku masih sangat ingin patuh pada Tuhan, aku tidak loyal dengan siapapun di dunia ini hingga membuatku menyetujuinya, apalagi sekedar partai. Tapi pemikiran orang kan dinamis, dan aku sempat mencoba menelaah lagi. mereka mencoba untuk memberikan awards pada beberapa tokoh perempuan yang pada dasarnya, yang kutahu mereka pada awalnya tidak selaras dengan prinsip-prinsip mereka, inilah yang membuatku argghhhh semakin malas untuk melanjutkan menjadi bagian dari mereka. so i am free…legakah? tidak juga…

aku jadi ingin mempelajari yang Jerosky pelajari, aku jadi kangen dia lagi…kangen disidang olehnya karena tulisanku ngaco hahaha, ah ada dimana ya dia, secara nomernya dah kuhapus dan aku gak punya emailnya. klo aku boleh bilang wajahnya mirip ehm michael carleon di god father yg baru2 ini kubeli dvd-nya. sempat sekali karaoke dengannya di ultahnya 1 Feb entah tahun berapa…dia pandai menyimpulkan sesuatu yang kubingungkan tapi sering kumarahi dan kujuluki intelektual salon karena tingkahnya. Tapi aku baru menyadari kalau itu pilihannya, pilihan untuk survive…

jerosky dengan pemikiran sosialisnya, dia sepertinya ikut partai Y tapi entah sekarang partai apa, yg kutahu dia selalu berharap semua mendapat kesempatan yang sama atas akses fasilitas negara, itu nanti bisa bergandengan dengan banyak orang di dunia ini. tapi bisakah kejujuran kalian junjung tinggi serta keadilan bagi seluruh rakyat di negeri ini?

satu lagi, benernya kalau boleh kembali ke waktu dulu, aku gak akan menerbitkan bukuku dengan banyak editan, sehingga aku tampak baik dan tampak tampak lainnya…ada beberapa keterangan yang secara natural aku alami tidak dimasukkan, seperti kebiasaanq karaoke dan jalan bareng teman. Aku tetap A yg itu dan ini hahaha, A yang mencintai anak2 dan ingin mengajar mereka, jika dunia film mampir di hidupku akan kuusahakan dengan media ini aku bisa banyak berbicara…

AE

May 10th, 2009

Penjual bakso “Apakah Negara syg pdmu?”

Posted by joeyleung64 in politics

Betapa hidup ini tidak adil bagi sebagian orang..

Aku masih bosan untuk mengiyakan takdir Tuhan tentang kaya dan miskin. Kaya dengan segala fasilitas yang dipunyainya, kemudahan hidup dengan tanpa banyak usaha. Dan miskin dengan segala kesulitannya menjalani hidup bahkan untuk bertahan hidup, menjalani dengan senang dan mensyukuri keadaan yang diberikan Tuhan padanya.

 Mengapa sih hidup menjadi begitu tidak adil bagi mereka yang miskin.

“Mbak harusnya ngekos dengan mencari teman, jangan sendirian nanti mahal, lumayan bisa ditanggung berdua bertiga dengan temannya”

Kata penjual bakso itu, dia bilang tinggal sendirian di jalan anggrek, di mushollah. Sedangkan anak-anaknya tinggal di bandung, ujung pandang, manado, ciputat..entah mereka bekerja menjadi apa? Sedangkan bapak tua itu sudah kumal pakaiannya, hitam kulitnya, giginya habis lalu masih harus bekerja untuk mengidupi dirinya..

aku jadi bosan lagi dengan ketidak adilan dunia..

Apakah mereka merasakan hal yang sama denganku, ataukah karena mereka sudah terbiasa dengan kesusahan maka tidak merasakan bahwa hidup mereka begitu sengsara. Lalu yang mereka pikirkan adalah sudah sewajarnya mereka hidup sengsara karena mereka hanya tamatan SD atau tidak sekolah sama sekali..

Lalu apa gunanya Negara, semuanya membuatku muak dengan kehidupan tanpa kesejahteraan bagi semua warganya..

Tuhan, aku benci dengan Negara ini..semua penguasa berlomba-lomba mendapatkan suara agar memilihnya tapi kemudian saat diserahi tanggungjawab mereka hanya menikmati fasilitas lalu melupakan kepentingan rakyat yang harus diperjuangkan.

Awalnya aku kelaparan lalu mencari penjualnya, dimana ya? Ada rombong tapi kok gak ada penjualnya, pun gak ada tulisannya lagi jualan apa? Ternyata yang jualan udah cukup tua untuk sekedar mengangkut rombongnya di pundaknya.

Pertanyaan2 yg kubatin saja dan tak mungkin berani keluar dari mulutku pada pak tua itu:

  1. bahagiakah kamu dengan profesimu sebagai penjual bakso keliling yang harus mengangkutnya dengan pundakmu?
  2. kemana masa mudamu kau habiskan sehingga di usia senjamu masih kerja keras?
  3. dimana anak-anakmu, tidakkah mereka dulu kau didik agar membantumu diusia senjamu?
  4. apakah kamu khawatir dengan masa tuamu saat kamu sakit dan tidak ada yang merawatmu?
  5. apakah kamu percaya dengan Tuhan bahwa dia sayang padamu?
  6. apa yang kamu tahu tentang hidup ini?
  7. kalau kamu mati apa yang ingin kamu tinggalkan untuk anak-anakmu? 

Angin berhembus semilir di setiap sudut kota Jakarta. Begitu juga mentari yang sinarnya lembut menerpa wajahku. Sore ini begitu menggodaku untuk mengayuh sepedaku keliling kompleks di kawasan jalan MPR. Kompleks yang dipenuhi rumah-rumah mewah yang penghuninya katanya adalah mereka yang menjadi wakil rakyat. 

Sebenarnya apa kerjaan mereka ya?

May 10th, 2009

Europe trip..

Posted by joeyleung64 in Uncategorized  Tagged ,

Hari ini mengurus visa untuk keberangkatan ke Jerman. This is my first time traveling to Europe. Beda dengan visa ke asia yg gak ribet.

Setelah mengisi form dengan segala persyaratannya, aku antri di nomor urut yang sama dengan temanku. Ha..ha..ha..kita culun banget, bego-bego gak jelas gitu..petugasnya tanya, apakah punya asuransi? Kujawab aja nggak, lalu dia menyarankan untuk besok kembali lagi, lalu menyerahkan data-dataku kembali. Si petugas lalu menelpon ke atas, tim kami dari produser yang lebih dulu ke atas, katanya mereka harus turun karena belum lengkap sama seperti kami..

Kubaca persyaratannya yang harus mempunyai asuransi dari beberapa nama asuransi terkemuka dan harganya yang ribuan euro ya bo’..uang darimana? Petugasnya bilang kalau harus diurus dulu dan besok kembali lagi, gak perlu kita sendiri untuk hadir tapi bisa diwakilkan, data dicorat-coret dan kami diminta mengembalikan setelah mendapatkan asuransi.

Antrian selanjutnya supervisor kami..tapi sebelumnya kita berbincang-bincang. Dia bertanya Mengapa kita tidak langsung ke atas? Dan karena alasan kita gak punya asuransi lantas  kita tunggu di bawah saja. Temanku pun melanjutkan kegiatan membacanya. Nomor antrian pak supervisor dipanggil lalu beliau pun keatas, dan kami heran mengapa bisa ke atas? kemungkinan memang datanya lengkap. Saat itu supervisor dan produser pun turun mendatangi kami dan meminta kami ke atas karena ternyata asuransi dicover oleh pihak pengundang yaitu festival..

 

Akhirnya aku dan temanku mengisi kembali data-data yang belum diisi. Kami pun masuk ke ruangan, setelah duduk kita berdiri lagi untuk mengambil nomor antrian..kutanya ke temanku

 “Mbak..mereka dimana ya? Kemana jalan keatas ya, kita sendirian di sini?”

Lalu temanku berinisiatif Tanya ke orang yang juga sama-sama antri “ini benar untuk mengurus visa kan?”

“wah, Mbak kalau ngurus visa ke atas tuh keluar dulu di depan naik tangga..”

 

hohoho..

kita salah masuk tempat..

lalu buru-buru ke lantai atas dan ambil antrian dan duduk..kita ceritakan semua yang terjadi di bawah..

lalu kulihat tulisan di pojok data kami yang berbeda dengan mereka..

oh ternyata tadi belum direvisi ulang di pos awal masuk..

ah harus turun lagi dan minta nomor lagi..yeah..

January 6, 2009

Next Page »