<

Sakit kepala…

Aku sangat mudah mendapatkan migrain, ya sakit kepala bagiku hanya alarm untuk tubuhku, yang mau ngasih tahu kalau badanku sedang tidak fit. Sejak senin lalu, berarti tiga harian lah, migrain lagi saat menjelang maghrib, padahal akhir ini sedang sibuk2nya nonton film dan nyocokin dialog, pake headset, kadang ngliatin 2/3 screen : portable dvd untuk muter film, laptop kantor untuk software subtitle dan laptop gw yang kecil dan imut buat benerin file-nya.

Aku nyampe kantor pagi-pagi, kupikir biar ngerjainnya masih segar. Tiap hari tak lupa sarapan minum susu segar yang ternyata cukup mengenyangkanku dan tak perlu makanan lain sampai nanti makan siang bareng tiba, tiap malam minum jus buah. Kulihat-lihat menu makanan dah sehat dan memang sih tenggorokanku rada nggak enak dan sampai akhirnya telingaku gak dengar sebelah.

Sudah kepikir nih mau ke dokter THT untuk periksain telinga, nih rada parno gara2nya dari kemarin kalau bicara ma ibu saat aku kurus dibilang cepat2 periksa kadar gula deteksi dini takutnya kena diabets, trus sakit kepala dibilang suruh periksa karena ada tetangga dekat rumah yang kanker otak sampai baru ketahuan matanya dah buta…

kali ini aku gak bilang ah ma ibu takutnya dia nyuruh periksa dengan alasan yang bukan-bukan, akhirnya aku keingat teman seruanganku yang ngeluh2 pada suatu hari telinganya budheg, trus kutanya akhirnya kenapa waktu itu, ternyata panas dalam…argh..make sense juga, badanku yang meriang dari 3 hari ini, terus tenggorokan yang rada sakit dan susah buat nelan jadinya sampe malas makan, diperburuk dengan makan kue kering yang rasanya banyak penyedapnya…

berarti habis ne pulang kerja mampir beli larutan penyegar…

Nah, aku mo balik lagi memeriksa film2 anak itu…

btw, aku semakin mengaguminya karena di dekatnya kutemukan kedamaian, jiwa yang damai dan persahabatannya dengan alam, membuatku ingin ada di tempat selama ini dia berasal. Saat di Batam kemarin sempat kufoto rumah-rumah resort di KTM yang terlihat skyline S’pore. Rumah2 yang pas di bawahnya ada pantai, sebelumnya aku telah nonton Nights in Rodanthe, Diane Lane dan Richard Gere… Aku dah membayangkan akan ada di tempat seperti itu, rumah kayu, dekat dengan air dan bisa larian sepanjang pasir pantai dengan air laut yang kadang membasahi kaki, matahari yang hampir tenggelam, berkejaran dan dance with my lover, so I just waiting until the right time, but I never know when it is. I didn’t see God answer my prayer…

June 18th, 2009 at 1:47 am