Time for learning
Kamu telah melaluinya my Dearest anie…
Aku selalu mengucapkan kalimat itu di depan cermin… ya, aku mengagumi ciptaanNya yaitu aku, so starting for loving myself.
Sepertinya, beberapa bilang jalanku di dunia film itu seperti lewat tol saja, eagle kemudian project change… dan aku masih punya beberapa mimpi : workshop saja belum cukup, aku ingin belajar teorinya, sampe buisa sebisa-bisanya, maksudnya expert lah. di hk aku dah kenal satu dosen yang sekaligus associate profesor HK univ yang ngajar film, seandainya saja aku bisa dapat beasiswa di sana…pasti aku bisa berbagi dengan teman2.
Sewaktu kemarin di HKIFF ke 33, aku ma Mb Viv sempat ngasih workshop ringan bagaimana bikin film doku dan mereka udah bikin semacam forum diskusi gitu yang agendanya putar film. Tapi sungguh aku masih jauh dari kelayakan untuk berbagi ilmu karena aku belajar dari workshop ke workshop, aku belum paham benar tentang teori, sudut-sudut pengambilan gambar serta eksplorasi yang lebih dalam.
Begitu banyak semangat yang kuperoleh, dari dua shifuku Mr. L dan Mr. A, kadang teteh, mbak Viv, Mbak Aline, Ray, dulu Mr R… Bisa kok Ni’ dipelajari, pelan-pelan, perbanyak nonton film, perbanyak diskusi tapi aku masih belum punya partner yang serius berdiskusi denganku, could U send me someone to help me God? I beg U, please…
You know lah… gw kesulitan berkomunikasi dengan kameramenq di film kedua, tau knp? karena di film pertama gw dapet kameramen yang perfectly knew what we want. Tapi, tetap saja setiap produksi itu adalah pembelajaran, kalau kamu pernah mengalami yang berat pasti di produksi selanjutnya lebih mudah, kata mb viv. Klo pendapatku sendiri sih, I have to catch up… anyone wanna accompany me to learning together…
Aku rencananya mau buat film sama teman, namanya ovy…tentang anak-anak yang abuse, udah nulis script bareng sih, udah liat-liat lokasi shooting juga, tapi masih perlu development script and breaking down the script. Kamu tahu darimana aku belajar? Dari script yang ditulis oleh mb viv, mb mel, yang beberapa diantaranya bisa ku akses lewat fileserver kantor, lalu gw bandingin dengan filmnya.
Thanks sista… mb mel lebih suka panggil aku ema, tapi dia sekarang ikut-ikut lainnya panggil Ni’, katanya mengingatkan sama ema thompson hahaha… Tapi, jujur gw dari dulu suka banget dengan bau2 kerajaan Inggris, walt dance, tango dance, duke, apalagi bajunya yang gaun panjang…ah pengen pake, trus nge-dance sama my lover… bagus kan… I wish some day any time for me wear that costume, yeah witm my lover and my son or daughter…
cukup2 ngayalnya…
Aku mau lanjutkan ngecek subtitle film The Letter for the King, yang dari Belanda… bajunya bagus jadi gak sabar pingin punya dan memakainya, nah kan ngayal lagi?!