Klo dihitung ada berapa orang ya yang pernah ke kosq, yang pasti orang2 yg menurutku aman alias gak psicho…alias gak sakit jiwa… di luar teman kantor yg sebagian dah tahu, kru film dlu yg jemputq berangkat shooting, ov*, Indr*, Rip* dan tut*…
Saat ini ada satu temanq dari surabaya yg kerja di festival yg sama tempatku kerja…ya, gitu lah jadi lebih rame di kamarku…
Hahaha, kadang aku mengeluarkan makian : jangkrik…hahaha tapi masih lebih sering pake sh*t, my favourit agresive verbal : sh*t! Gak tahu rasanya plong bangetklo marah dan bisa bilang Oh Sh*t!!! Kata itu sering aku dengar dari Joey, hm…apa kabarnya ya anak ini? This guys terakhir ketemu, senyumnya cute banget, dan klo tanya ke aku pasti diulang-ulang gitu… Pernah kakaknya dan aku godain dia sampe dia tersipu-sipu, hm jadi kangen dengan kelucuannya…
Dari dulu klo aku gak diajak ngomong ya malas lah aku ngomong… Joey pernah bercerita tentang Happy yang kadang sakit perut klo kena hujan, juga bercerita bagaimana mahalnya pendidikan di negaranya, chicken wings goreng kesukaannya : secara tidak langsung menyuruhku untuk sering memasakkan untuknya.
Terakhir sebelum aku pulang, dia Happy jalan keluar tapi mau juga denganku. Waktu itu bos lagi ke China dan kakaknya lagi studi di Inggris, jadi di rumah hanya aku, dia dan Happy. Dia selalu menggangguku, memanggilku di sela-sela kerjaanku. Seperti saat aku lagi ngepel rumahnya yang tiga lantai itu, dia memanggilku ke taman di lantai bawah. Di sana ada sepasang kura2 yang tidur sepanjang musim dingin, bunga kantung semar, cemara christmas, iglo rumah happy saat dia bayi, dan beberapa tanaman yang masih pendek. Waktu itu dia lagi nyisir bulu Happy yang nyandar di Iglo-nya, aku segera turun dan hwa… aku menjerit2 karena banyak ulet kecil2 buanyak sekali di sebelahnya. Klo yang ini emang aku serius geli sama ulet bulu dan buru2 diambilnya ke dalam semprotan insect, hm… beberapa saat kemudian matilah ulet2 itu, pembunuhan massal dan aku lega karena setiap hari aku kan harus bersih2 di taman itu lha klo masih ada bisa g aku bersihkan lagi lah…
Joey, aku melihatnya adalah anak yang sangat baik, klo lagi bertengkar sama orang tuanya dia lalu turun ke bawah, ke lantai dasar tempatq bekerja nyetrika jam 10-an dan dia bermain sama Happy… Aku sering mengambil buku bahasa Inggrisnya untuk kupelajari tapi kemudian dia memberikannya padaku bahkan beberapa cerita seperti hansel and gretel dan buku les-nya.
Itu mengingatkanku pada sista-q, yang ternyata orang padang. Dia kembali ke amerika minggu jam satu malam. Sabtunya aku ke rumahnya di kawasan paseban, hanya satu jam setengah karena dia mengejar deadline janji2nya dengan yang lain. Dia memberikanku 46 buah buku bahasa Inggris baik textbook maupun novel, beberapa novel hadiah papa-nya yang dulu di Inggris diberikannya padaku, juga dari penulis kesukaanku Jane austeen judulnya Emma. Sistaq itu mencoba memilah dan memetakan dimana aku berdiri sekarang, lalu hambatan yang paling besar tampak di hadapanku itu apa? kendala bahasa, ya akhirnya itulah yang menjadikannya memberikanku buku-bukunya itu…ada buku tentang marx beginner… bersambug karena ada tebengan dari Uni Adella…