Joey’s identity

September 25th, 2009

KCB

Posted by joeyleung64 in Uncategorized

Belum nonton film KCB 2, sedangkan KCB 1 aku nonton rame2 ma Teteh dan James di Citos tapi sepanjang film berlangsung yang ada ketawa dan aku geleng-geleng aja, kalau gak dibilang lebay dan gak logis dan mengada-ada. Waktu itu sudah telat setengah jam dan mungkin nuansa Mesir yang dibangga2kan dah lewat di awal jadi gak kerasa. Kupikir sutradara sekaliber Chaerul Umam bakalan membuat film yang Islami tanpa menggurui tapi ah…lupakanlah!

Mengapa banyak yang lebai dan gak logis utk KCB 1, let’s see:

- scene Furqon yang tiba-tiba di kamar hotel lalu terbangun di tempat tidurnya, yang lalu mendapatkan ancaman dari laptopnya dari seorang gadis Israel. hebat bener ya tuh gadis bisa masuk kamar hotelnya Furqon, padahal kalo dipikir2 hotel sekelas bintang 3 saja gak akan mengizinkan ada tamu masuk tanpa izin pemiliknya, disana terlihat mewah banget kan tuh hotel, jadi pengamanannya ya gak mungkin gak jelas gitu?

- scene di ruang periksa dokter ditemani oleh polisi, polisinya canggih banget bisa mengusut sindikat si gadis israel itu lalu memenjarakannya, seperti fantasi saja!

- Saat temannya Furqon menampar si Furqon karena foto2 Furqon beredar di internet… Nah, scene ini gak suka banget! plus adegan tangis dan pelukan argh… duel2 saja, yang lebih keren donk marahnya biar tidak membuatku berkerut lalu ketawa!

- saat si Azzam lulus dan bertakbir. Dalam hati aku juga bertakbir, Allahu Akbar tapi bukan karena gambar itu keren, lha ceritanya si Azzam sudah 9 tahun di Mesir klo lulus ya sewajarnya, kan dia mandiri dan pintar pun sudah lama 18 semester ya, catat! Aku bertakbir karena, dueh Gusti kok bisa selebay itu! Klo semisal itu untuk scene semisal seorang Ibu yang berjuang setelah berhasil melahirkan anaknya lalu mengucapkan takbir sih masih logis.. Mungkin niatnya sih pembuat film utk mengagungkan namaMu tapi gak pada tempatnya…

- Banyak pemaksaan cerita yang menurutku sih kehidupan mereka berada dalam dunia fantasi! Realnya gak seperti itu, aku yakin! Bukan karena aku udah 12 tahun berkerudung,  menjadi santri di beberapa pesantren, ikut halaqoh baik saat dulu di Islamic centre saat di HK atopun saat kuliah dulu lalu aku bisa paham dengan kehidupan keberagamaan, semakin lama semakin tahu bahwa manusia pada dasarnya itu indah pada prosesnya saat mereka berusaha berubah menjadi manusia yang menghargai manusia lainnya, tidak menyakiti baik dirinya sendiri maupun orang lain dan sekali lagi cerita KCB bagiku fantasi. Kehidupan orang-orang yang berkerudung tak semudah orang2 di KCB, karena kebanyakan mereka yang di KCB berasal dari status sosial yang menengah atas.

Dan aku tak suka dengan jawaban wawancarapara talent-nya. Alice Norin (perannya apa aku lupa) yang bilang ada yang lucu saat akhirnya dia berkerudung karena cinta mati dengan si Azzam. Wearing kerudung is not funny things, dear sh*t!!! It’s believe! sebuah kepercayaan bahwa itu perintah Tuhan!!! I was learn from this world that we just have to be affraid in front of God, Almighty God, for me is Allah, that’s it! Dan perintah Tuhan itu banyak, hidup bukan diperintahkan untuk itu saja tapi banyak lah, silakan lihat di kitab ya, dan kalaupun orang tak melakukan satu perintah Tuhan bukan berarti dia tidak alim… jadi ingin melihat cara pandang si Azzam yang melihat muslimah alim dari tampilan luarnya, walaupun kadang saling berhubungan tapi don’t judge people by the cover itu saja…

bersambung ah…kepalaku pusing nih, habis tadi siang panas2 shooting di tengah monas dan itc mangga dua yang penuh dengan orang, perlu paracetamol!!!

September 24th, 2009

UGD dan Jakarta

Posted by joeyleung64 in Uncategorized

Tgl 24 Sept harusnya aku dah ngantor… tapi aku izin ngantor sore karena dapat tiket murahnya siang…

Jam 3 pagi

Aku bangun, sengaja tidak menyalakan pompa air tapi aku lebih memilih menimba air dari sumur lalu mengambil wudhu, agh…segarrr gak ngantuk lagi. Lalu aku duduk di tepi sumur itu, sambil melihat langit yang terasa lebih dekat. Taburan bermilyaran bintangnya membuatku selalu berucap “Subhanallah” bukan karena aku pengagum bintang dengan segala keajaibannya, tapi memang pemandangan seperti ini sangat jarang untuk langit Jakarta yang takpernah kutemukan, tak seindah langin Jombang… Badanku baik-baik saja…

Jam 7.45 pagi

Perutku mulai kram, keringat dingin mulai keluar dari leher dan dadaku, lalu aku beberapa kali ke WC karena diare.

Lalu kuingat-ingat makanan apa saja yang telah kumakan semalam. Memang sejak kejadian puasa 2006 lalu yang aku sakit karena diare parah, dalam semalam habis infus 11 botol dan suntikan antibiotik dengan dosis tinggi lewat infus serta suntikan anti mual, membuat perutku semakin sensitif, tak bisa makan makanan yang kotor dikit aja dah diare…

Pagi itu ditambah my first day period, lengkappp sudah, perut kram semakin menjadi, isi perutku seperti diremas-remas nyeri, sedangkan jam menunjukkan angka 9, padahal posisi masih di jombang…terbang jam 14.05 di Surabaya…

Normalnya, Jombang-Surabaya ditempuh dalam waktu 1,5 jam dengan bis patas. Masih amanlah… Tapi sakit di perutku semakin menjadi, nyeri dan berkeringat dingin, untungnya gak mual-mual, buat berdiri saja gak bisa. Akhirnya obat yang ada aku minum saja, entrost*p dan sebutir antibiotik dan sebelumnya makan beberapa lontong dengan tahu. Perut yang kram menyulitkanku berdiri, kuusap peluh dan keringat dingin, memakai rok batik panjang dibantu ibu, lalu pakai jaket dan kerudung oblong. Semuanya pada ribut mo nganter (emang ada kendaraannya? kita kan punya satu sepeda motor saja?!) Panik… udah ah, ke dokter dan berangkat…

Setelah pamitan dan Adikku janji membawaku ke dokter (karena biasanya aku males diajak ke dokter), so Bapak dan Ibu sepertinya lega “Nanti kabar2i terus lewat telpon ya…” pinta Ibu kemudian…

Berangkat…pertama ke bu nik (bidan langgananku dulu waktu SMA sewaktu sakit maag dan typhus) tapi dah berangkat dinas, lanjut saja pintaku ke adikku. Lalu ketemu klinik Pak Rif tapi sama saja sudah berangkat kerja orangnya…ya udah nanti klo ketemu klinik dokter samperin aja pintaku ke adikku itu. Di jalan rayaterlihatlah RS Aziz. Sepeda dibelokkan ke aras rumah sakit itu dan aku langsung menuju ke ruang UGD untuk segera diperika sama dokter jaganya.

“Saya sakit diare dan nyeri mens di hari pertama, biasanya cukup saya buat istirahat beberapa jam sambil tiduran lalu sembuh sendiri, tapi hari ini saya harus balik ke Jakarta sendirian, jadi tolong bantu saya, lakukan apasajalah yang penting saya tidak kesakitan lagi.”

ya dokternya cukup humble sih…tanya jakartanya dimana, kerjaannya apa…tapi aku lebih suka tanya gmn nih sakitku??

“Mau injeksi?”tanya dokter itu…

“Apa sajalah dokter, yang penting saya tidak sakit lagi”jawabku

Lalu suster mendatangiku dengan membawa jarum suntik… Tuhan, sejak kecil aku sangat takut sama jarum suntik dan takut disuntik, bisa menjerit dan nangis karena takut, bukan sakitnya, tapi hari ini sakit di perutku mengalahkan rasa takutku pada jarum suntik. Pasrah deh klo dah ngrasain sakit ‘itu’.

Pernah aku mengalami hal serupa saat shooting di HK dulu, sama parahnya :first day period, mual dan muntah, keringat dingin tapi gak diare. walopun hanya 2-3 jam saja tapi menyiksa. So far sih semoga tak ganggu pekerjaan, kan harusnya ada perlindungan cuti haid kan? Tapi yah UU Tenaga kerja tahun 2003 itu gimana kabarnya yah, apa sudha diperbaiki atau belum.. Nyeri haid itu hal alami yang dialami oleh perempuan, jangan coba-coba bilang “nah kan..dah tahu perempuan banyak kelemahan, makanya gak usah kerja macem-macem”

Perempuan juga manusia, men! yang punya hak untuk dilindungi, diberi kesempatan juga.. ya gak sih :)
Balik ke cerita : setelah diinjeksi, badanku seperti melayang-layang, 2 jam tertidur di bis dan koperku sudah tak kuhiraukan lagi masih ada atau nggak, yang penting aku masuk di bis dan dapet tempat duduk dan bisnya nge-ban (ganti ban), aku tertidur sepanjang perjalanan di bis dan tak merasakan sakit di perutku… Selamat deh, Alhamdulillah… Sampe Surabaya ganti taxi menuju Juanda, karena aku dah gak punya tenaga untuk jalan kaki nyari bis Damri di terminal Bungurasih jadi naik taxi saja lah… Sampailah ke Juanda, lalu terbang pake sriwijaya, sampe jakarta naik Damri ke blok M (duit mepet nih, hampir habis) saldo tabunganku tinggal 52.000 OMG… Ya, lalu ku sms lah sisterku Mb Arit yang biasa diajak gantian utk ngisi 150.000 ya kujanjikan akhir bulan lah, nambah tagihan pengeluaran yang harus kubyar akhir bulan ini : tagihan kos 700rb, tagihan pulsa almost 200rb (bny utk urusan kerjaan dan sebagian dah diganti ma kantorq) : semuanya sudah 1,15jt…tagihan kontrakan adikku dan bayar buku ditotal katanya sih 850an rb, tapi paling aku cicil dulu ah, Mbaknya ini belum kaya jadi ya memutar uang dengan lebih puyeng…

Sepertinya bakalan serius masak sendiri aja, aku terlalu boros di wisata kuliner bersama teman2q ato kadang nyobain sendiri. Udah ada parcell lebaran 16 pieces dinner set dari Tuper ware…wah lebih seru nih makannya?! Soalnya tempatnya bagus dan hadiah lagi…

Selamat datang lagi di Jakarta, semoga tetep sehat, baik hati dan semakin baik hati, tidak lagi suka lupa (mudah ingat ya!), semakin mandiri dan niat untuk mengetahui dunia lebih terbuka lebar, seperti film  Merantau aja…hehehe

September 8th, 2009

Feels exhausted

Posted by joeyleung64 in Uncategorized

Am I still alive?

Oh Ya Allah… please help me to be better manage mytime. Yeah, sebegitu lama kerja tapi terlihat tak ada tabungan. Hasil sih ada, bantu2 ibu nyari duit tapi seriously, I still have no idea with my future. Of course I feel bad… I think I will finish after Lebaran. I want dissappear in very far places. Nothing left, not even myname because I want to be dissappear.

Tapi, kalau aku berhenti saat ini berarti aku tak tahu esok akan seperti apa hidupku? Tapi aku udah capek? So what should I do?