My recent activity is nerusin nelpon2 para calon peserta workshop PC 2009. Seriously, kerjaan gw overload: 3 project dalam satu waktu. Mungkin seperti karma aja, gara2nya gw pernah bilang ke teman klo gw sptnya gak bisa multitask! Eh, datanglah : kidsffest on tour dan video kidsffest, sophie paris, dan project change! MANTAFFFFFF!!!
Klo ingat diomelin si bu bos, gw pernah ngambek, nangis di editing room habis sholat Ashar, ya saat editor gw keluar ruangan–emang dah kebiasaan klo gw sholat dia berhenti ngedit dan keluar. Ya, gw dah capek2 logging nih 19 kaset dengan gambar dengan kualitas yang lumayan parah baik dari angle, fokus maupun audionya. Lalu gw udah nyusun strukturnya seperti apa. Dari tiap2 wawancara gw cariin tuh yang penting menarik dan gambarnya yang bagus, gw tambahinlah tulisan2 yang kadang mungkin bisa memberi info lebih.
First cut : bu bos bilang : oh kamu tak perlu terlalu rapi, ceplok-ceplokin aja dulu, pokoknya lengkap. Fine, dilakukan! Lucu ya anak-anaknya hehehe
Senang donk1
Then, It’s totally changing
“Ngedit itu yang efektif donk kaya L****! Dari 90 menit bisa jadi 45 menit dan strukturnya jelas! Dasar udah struktur ngaco, pake tulisan jadul tahun 80-an! pake grafis donk, ini anak gw nonton pasti males klo liat kidsff*** uncool! ini gimana an**** sutradara dokumenter, bukannya aku minta dipendekin trus dipotong habis-habisan! mana interview yang menarik2 itu”
gw jawab bow: lho, di versi panjang semua ada bu bos!
Lha…aku gak mo dengar jawaban seperti itu ya! untung ja aku orang interen, coba client pasti habis kamu!
What?!!! honestly: okay, I have no enough knowledge abt this field but I try from my experience, second: the real director never showing her face, third: edit in a simple way.. I do your command Bos!
At that time, I just think wanna resign, it’s not about salary but about my heart is sensitive with this kind situation, need my sister but she busy too and nobody knows. I just talk with my editor “Oh Sh**! do you understand her? just do whatever she wants, my work is nothing!”
Actually, gw orang yang mudah melupakan kesalahan orang dan memaafkan orang. Bos gw hanya beberapa waktu itu seperti itu. Pas aku ke luar kota, dia sms apakah aku bawa jaket karena di luar sangat dingin. Jangan sampe terlambat ke stasiun, nanyain kapan pulang, udah beli tiket belum…hayo gimana, ya gw smile2 lagi lah dan suatu saat sewaktu meeting dia bilang “no no, don’t put her in coordinator subtitle again, it’s too easy, she has more than that ability…”
then my ex-bos said “but it’s precisily”
bla bla bla put her in bla bla bla…
Seringnya setelah itu dia bilang apa, gw melihatnya and said one word : Okay!
Hari yang melalahkan… dan saat aku pulang dan cape, tak ada yang di rumah, so aku melihat foto kecilnya dia di figura oranye itu, cukup menenangkan, kadang ingin membaca al-quran lagi. When he said “g**** sangat menyesakkan aku”, seandainya aku punya sayap malaikat: aku hanya ingin di dekatnya saja, gak banyak yang bisa kuperbuat, karena keterbatasan yang aku punya, tapi setidaknya secangkir apa ya (aku gak tahu minuman kesukaannya apa selain bir) secangkir teh tawar cryshantemum yang harum bisa aku suguhkan ke dia ” Aru okay now?” and see his smile again…
hm…kerjaan…kerjaan! sempat bingung, ternyata film sophie mo muter di blitz di tgl 12 okt dan gw kewalahan koordinasi dgn wktu sempit utk studio mixing, ilustrasi musik, studio online encoding utk format digital yg biasa dipakai di blitz, ngub editor online yuhuuuuuuuuuuuu…
di tambah gw ada kerjaan rutin ternyata: bagian itinerary dan bag ATK, mini DV+dvd dsb… Benar2 overload, gw bilang slesai sophie baru gw mau ngerjain…okede! Gara2 project itu lah gw diprioritaskan bos gw untuk meminta tolong ke kurir aja lalu dimusuhi mbaknya… ya ampun mbak, ngertilah… I am nothing to do, just take an order from bos… wanna angry, cos the teamwork is have their own business and careless with this project. walopun ini masuk kerjaan inhouse tp gw bener2 pingin bantu nylesein biar cepet. Untung gw pernah belajar psikologi, benar2 menyesakkan berhubungan dengan mereka yg ego-nya tinggi “Ingat cuy, kita teamwork, chemistry-nya harus dapet!”
Mbakku hanya geleng2 kepala lihat kerjaanku yang numpuk dengan deadline2nya dan uhm…gitulah!
Oh ya, in my next birthday, I will make a tattoo, small one, blue colour, gambarnya masih rahasia moga dia bisa menemaniku saat itu (kalau lagi stress/bny tekanan biasanya keinginan suka ngaco!)…